Home Sejarah Tidung Lirik Lagu Tidung Diskusi Wiro Sableng Bahasa Tidung Obral Plus Delapan Agustus Belajar buat website


Jumat, 12 Juni 2009

Seminggu di Tana Tidung

Mamburungan , TARAKAN
Akhirnya kesampaian juga keinginan saya untuk kembali menginjakkan kaki di Sesayap,sebuah kecamatan di daerah Kabupaten Tana Tidung. Bersama-sama dengan keluarga dekat aya, kami berangkat dari rumah kami di Mamburungan pada pukul 07.00 pagi menggunakan Speedboat dengan kapasitas penumpang standar lima orang, tapi pagi itu kami berjumlah tujuh orang (Saya, Bon, Ali, Hatta, Dewi, Deri dan Acil Mastura) dewasa dan empat orang anak-anak usia sepuluh tahunan, mereka adalah keponakan kami (Diana dan Icha) dan sepupu saya (Joni Amrullah dan Ipah). lima menit kemudian kami singgah dipelabuhan speed Ramayana dan mengambil satu lagi penumpang yang bernama ian, dan tidak lupa kami membeli bensin disana.
Hari itu cuaca gerimis mengiringi perjalanan kami menuju Sesayap. Selanjutnya speedboat pun mulai berjalan dan ternyata tidak bisa berjalan seperti biasa kare over kapasitas. Akhirnya kami mengurangi muatan dengan terpaksa menurunkan kembali saudara ian di perikanan, dan katanya ia akan menyusul dengan menggunakan speedboat lainnya.
Dam akhirnya speedpun berjalan seperti biasa dan melaju dengan mulusnya melawan arus sungai sesayap.
Diperjalanan kita akan melihat hutan bakau dan kelong nelayan yang ada di sepanjang pesisir pulau Tarakan.Dan kita juga melewati pulau Sadaw, Desa Bebatu, Desa Bandan Bikis, Desa Menjelutung dan Desa Sengkong. Karena sering errornya mesin speedboat membuat Kita baru tiba pukul 12.00 Siang di pelabuhan speedboat di Desa sesayap, kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung.
Di pelabuhan speedboat kita disambut hujan yang lebat sekali. dan kita terpaksa berteduh ditempat yang telah disediakan, sangat ramai sekali orang berdatangan ke sini. diantaranya para calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung pada pesta demokrasi Pemilu 2009 pada esok hari.

Sekilas Kecamatan Sesayap Hilir.
Sesayap hilir terdiri dari delapan desa yaitu :
Desa Sesayap Induk
Desa Sepala Dalung
Desa Sengkong
Desa Menjelutung
Desa Bandan Bikis / Bebatu Supa
Desa Bebatu
Desa Seludau
Desa Buang Baru/Betayau

Mayoritas penduduk Kecamatan Sesayap adalah suku kaum Tidung, yang jumlahnya diperkirakan sebanyak 85%, suku Berusu 10%, dll 5%. Adapun bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Tidung. Sementara Agama yang dianut adalah Islam 90 %, Kristen Katolik 10 %.

1 Comment:

kaltim news said...

ada kerinduan tersendri denga lagu2 tidung

 
Template by : uniQue template  |  Modified by : Takapana Blog